| Type | Price |
| Chery QQ 1.1 SX | Rp 79.500.000,- |
| Chery QQ 1.1 GX | Rp 85.750.000,- |
Chery Tiggo 2.0 SX | Rp 149.900.000,- |
Chery Tiggo 2.0 GX | Rp 155.500.000,- |
Rabu, 22 Oktober 2008
Price List (oktober 2008)
Tiggo 2.0
| ||||||||
| ||||||||
| ||||||||
QQ 1.1
| ||||||||
| ||||||||
| ||||||||
CHERY LUNCURKAN QQ 1.1
• QQ 1.1 SEMAKIN BERTENAGA
• TIGGO MINOR CHANGE
• CHERY AUTOMOBILE CO. LTD., CHINA
Hari ini, Jumat (11/07), PT Unicor Prima Motor, selaku ATPM Chery di Indonesia, meluncurkan varian QQ terbarunya, yakni QQ 1100 cc, di Hall B, Jakarta Convention Center, bertepatan dengan acara Indonesia International Motor Show 2008.
Sebelumnya, PT UPM memasarkan QQ 800 cc. Nantinya, QQ 1100 cc akan dipasarkan dalam 2 varian, yakni QQ SX dengan harga OTR Rp 79.500.000,- dan QQ GX dengan harga OTR Rp 85.750.000,- (untuk wilayah Jadetabek).
QQ mengusung mesin 1100 cc DOHC 4 silinder 16 valve dan dilengkapi dengan anti theft system serta automatic close window. Untuk tipe QQ GX, tampilan bodi mobil terlihat lebih sporty dengan adanya penambahan eksterior berupa spoiler dan side skirt yang sporty, over fender, front dan rear body kit, door visor, serta velg racing. PT UPM optimis pangsa pasar kendaraan kecil akan meningkat karena preferensi masyarakat yang mulai beralih ke kendaraan cc kecil yang lebih hemat bahan bakar.
Ajang motor show tahun ini juga dimanfaatkan oleh PT UPM untuk meluncurkan varian Tiggo terbarunya, yakni Tiggo SX dan Tiggo GX. Jika sebelumnya Tiggo menggunakan warna grey sebagai warna interiornya, maka varian baru Tiggo menggunakan warna beige sehingga interior kendaraan terlihat lebih mewah.
Tiggo GX dilengkapi dengan bullbar, side skirt, over fender, side visor dan rear spoiler sehingga tampilan bodi Tiggo menjadi lebih sporty dan gagah.
Tiggo SX dipasarkan dengan harga OTR Rp 149.900.000,- dan Tiggo GX OTR Rp 155.500.000,- (untuk wilayah Jadetabek).
Tahun 2008 ditandai dengan bertambahnya 3 (tiga) outlet Chery, antara lain di Palembang, Menado, dan Lombok. Total outlet Chery saat ini berjumlah 25 outlet dengan 23 diantaranya telah dilengkapi dengan fasilitas bengkel. Dengan bertambahnya outlet Chery yang telah tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, akan memudahkan calon customer untuk menjangkau outlet Chery dan juga memudahkan customer untuk melakukan servis kendaraan Chery-nya.
Pada semester pertama tahun 2008, Chery telah berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 529 unit atau meningkat 19% dari pencapaian tahun lalu pada periode yang sama. Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer PT UPM mengatakan bahwa jerih payah PT UPM dalam mengembangkan merek Chery ternyata membuahkan hasil yang cukup menjanjikan. Hal ini terbukti dengan diterimanya produk Chery oleh masyarakat Indonesia. Kunci sukses dari keberhasilan Chery tidak luput dari pelayanan after sales service yang prima serta jaminan kualitas produk.
Kekuatiran masyarakat sebelumnya terhadap produk Chery akibat dampak buruk dari motor China terhapus berkat keseriusan PT UPM dalam menyediakan suku cadang maupun kesiapan dan ketersediaan bengkel Chery. Selain itu, melalui program CHERY FOR YOU, PT UPM menjamin ketersediaan suku cadang maupun penyelesaian pekerjaan servis dalam satu hari, dan bila tidak terpenuhi maka customer akan dibebaskan dari semua biaya.
Chery Automobile Co. Ltd., China
Chery Automobile Co. Ltd. sebagai principal Chery, juga mencatatkan prestasi yang gemilang. Pada bulan Oktober 2006, Chery terpilih sebagai salah satu merek China terkemuka oleh State Administration of Industry and Commerce of China. Chery juga dianugerahi sebagai salah satu perusahaan China terkemuka oleh majalah Fortune.
Saat ini Chery Automobile Co. Ltd. telah memiliki fasilitas 3 (tiga) pabrik produksi mobil, 2 (dua) pabrik mesin, dan 1 (satu) pabrik transmisi yang berdiri di atas tanah seluas 2.000.000 m2. Pada tahun 2007, Chery mencatatkan angka penjualan sebanyak 381.000 unit, atau berada di peringkat ke 4 sebagai merek dengan angka penjualan terbanyak di China dan satu-satunya merek lokal China yang berada di peringkat 4 besar.
Total ekspor Chery sejak tahun 2002 telah mencapai angka 200.000 unit dan telah di ekspor ke 60 negara. Kedepannya, akan lebih banyak lagi prestasi yang ditorehkan Chery di industri otomotif global.
Senin, 31 Maret 2008
Penjualan Chery Tiggo Naik 10 Kali Lipat
Tanggal Kirim: 30 Jan 2008 17:02:06
Penulis: Andrie Tjhia
Diantara keempat model di atas, penjualan Chery Tiggo3 meningkat dari 5.164 unit di tahun 2005 mencapai 50.980 unit pada tahun 2007. Oleh sebab itu, Tiggo menempati posisi pertama karena berhasil meningkatkan penjualannya hingga 10 kali lipat dalam tiga tahun terakhir ini. Sementara merek China lainnya yakni Great Wall Hover menempati posisi kedua dengan prestasi peningkatan penjualan hingga 6 kali lipat.
Sedangkan Hyundai Tucson berhasil menduduki posisi pertama di antara SUV produsen di luar China. Dengan lonjakan penjualan 5 kali lipat mulai 9.007 unit kendaraan di tahun 2005 hingga 44.729 unit pada tahun 2007. Kemudian, posisi kedua ditem
Kini SUV Cina "Chery TIGGO" di Makassar
| Jumat, 08-02-2008 |
| Kini SUV Cina di Makassar |
| Megahputera Pasarkan Chery Tiggo |
| Makassar, Tribun - Pasar mobil sport utility vehicle (SUV) di Makassar cukup menjanjikan. Itulah sebabnya, PT Megahputera Perkasa (MpP), main dealer Chery, tak canggung mendatangkan Chery Tiggo. "Tiggo sudah mulai kita pasarkan dan beberapa unit telah terjual," kata Sales MpP, A Faisal, di Makassar, Kamis (7/2). Peminat Tiggo tidak hanya dari Makassar tapi juga dari daerah lain, seperti Kota Palopo. Bahkan, peminatnya tersebar di berbagai kota seperti Mamuju (Sulawesi Barat), Kendari (Sulawesi Tenggara), dan Palu (Sulawesi Tengah). "Stok kami sekarang tinggal satu. baru-baru ini dua unit telah terjual," katanya. |
| Seperti produk Cina lainnya, banderol Tiggo juga terbilang murah Rp 155 juta. Padahal, jantung mekanisnya 2.000 CC empat silinder segaris double overhead chamshaf (DOHC) 16 valve. Bandingkan SUV lain yang bermesin 2.000 CC, harganya di atas Rp 200 juta. Bahkan, harganya sejajar dengan mobil SUV yang bermesin 1.500 CC seperti Daihatsu Terios Rp 139,2 juta-Rp 186,4 juta dan Toyota Rush Rp 169,5 juta-Rp 193,7 juta. Rush dan Terios merupakan pesaing Tiggo karena memasuki segmen pasar yang sama, yaitu SUV medium. Dari sisi desain eksterior, kendati desainer Cina telah berupaya menunjukkan kematangannya dalam merancang mobil, tapi masih tetap menyisahkan hasil comotan desain mobil yang telah ada. Jika melihat wajah depan mobil asal Tirai Bambu ini, mirip dengan mobil asal Korea, Kia Sorento. Sedangkan bokongnya, mempunyai kemiripan dengan Toyota RAV4 dan Honda CR-V generasi pertama. Kenyamanan dan Keselamatan Bersaing TIGGO dirilis di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta Juli 2007, namun baru sekarang dipasarkan ke Makasar. SUV yang berdimensi panjang 4.285 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.705 mm meramaikan SUV medium. Dari sisi fitur-fitur kenyamanan dan keselamatan juga bersaing, bahkan melebihi pesaingnya. Misalnya, Tiggo dilengkapi sistem pengereman lengkap antilock braking system (ABS) yang mencegah roda mengunci pada pengereman mendadak, electronic brake force distribution (EBD) dan brake assist (BA) sehingga fungsi pengereman lebih optimal. Fitu-fitur kenyamanan lengkap, seperti power steering, front & rear electric windows, central door locking, electrically adjustable outside mirrors, front seat heater, AC, tilt steering, car audio, dan speaker. Bagasi besar dan kursi lima unit yang dapat diatur posisinya, bahkan dapat dicabut jika membutuhkan ruang bagasi yang lebih. Interior juga dilengkapi beberapa tempat penyimpanan, seperti center console box, sunglasses holder, dan door trim pocket. |
Chery terpilih sebagai “Duta Hijau” Olimpiade Beijing
50 kendaraan hybrid dari Chery terpilih sebagai “Duta Hijau” Olimpiade Beijing
Berita baik dating dari Komite Olimpiade China. Pengadaan 80 unit kendaraan untuk pengaturan lalin olimpiade dimenangkan oleh Chery sebanyak 50 unit! Kompetisi diperebutkan oleh juga merek asing dan Chery menjadi merk China pertama yang andil dalam Olimpiade. Pada saat itu, ”parade hijau” yang terdiri dari mobil-mobil Chery akan melayani penyelenggaraan Olimpiade. Parade ini akan menampilkan 40 kendaraan hibrida BSG dan 10 kendaraan hibrida ISG, dimana keduanya berbasis dari model Chery A5.Data relevan menunjukkan mobil elektrik pertama diterapkan di Munchen pada Olimpiade tahun 1972. Sejak saat itu semua event Olimpiade, termasuk Olimpiade difabel, menerapkan kendaraan peduli lingkungan termutakhir. Ini sekaligus sebagai respon terhadap kedua tema Olimpiade yaitu ’science’ dan ’green’. Produsen kenamaan dunia seperti BMW dan GM telah berhasil menerapkan teknologi yang dimaksud. Namun Chery kini telah menjadi produk Brand China pertama yang melayani event Olimpiade. Hal ini menunjukkan Chery telah berada dalam ’leading position’ di bidang perlindungan lingkungan. Di lajur kota, dibandingkan kendaraan lain dengan kapasitas (cc) sama, 'fuel economy' BSG A5 meningkat 10%-15% dan emisi karbon diturunkan dalam kisaran 12%. Konsumsi bahan bakar ISG A5 lebih ekonomis 25%-30% dan emisi karbon berkurang sekitar 12%.
"CHERY" Intens Lawan Imej Negatif
| Intens Lawan Imej Negatif | |||
| | |||
PRODUK buatan China acap dipandang negatif.Di dunia otomotif,fenomena tersebut dipicu buruknya kualitas motor China (mocin),yang tak mampu membangun imej menawan.
Berkaca dari hal ini, Chery Indomobil (CI), Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Chery di Indonesia, merasa perlu mencurahkan konsentrasi membangun imej. Agar tak terbawa arus imej negatif itu, CI melakukan langkah-langkah positif demi sebuah kepercayaan. Salah satunya dengan menggandeng nama Indomobil di berbagai kesempatan.
”Sepak terjang Indomobil dalam dunia otomotif Indonesia tak perlu diragukan,dan Chery memang milik Indomobil,” terang Tan Kim Piauw,CEO Chery Incomobil. Langkah selanjutnya, Chery memperkuat aftersales service di berbagai daerah.Dengan adanya jaminan aftersales service, diharapkan masyarakat tak takut lagi membeli mobil buatan China.
Bahkan, CI berani memberikan warranty tiga tahun atau 100 ribu km di setiap produknya. Sekali lagi, imej itu diperkuat dengan jaminan suku cadang yang selalu siap.Buktinya, program one day service part off free.Artinya,jika customer melakukan servis, kemudian suku cadang yang dibutuhkan tidak terpenuhi dalam sehari, maka biaya suku cadang dan servis digratiskan.
”Kami sangat yakin dengan program ini karena Chery sudah dirakit di Indonesia. Bahkan, kami melakukan ekspor ke Malaysia. Kalaupun suku cadang tak terpenuhi di bengkel, kami bisa langsung mengambilnya di pabrik,” ujar Tan Kim Piauw. Tan mengaku, di Indonesia, Chery tak hanya mengejar volume penjualan. Fokus utama tetap membangun imej.
Meski demikian, sejak kehadirannya di Indonesia 1,5 tahun lalu, Chery QQ sudah terjual 1.300 unit secara nasional. Bersaing di kelas city car bersama Hyundai Atoz, Kia Picanto, Chevrolet Spark, dan Suzuki Karimun, Chery QQ sudah meraih market share 10 % selama 2007.
”Dengan penjualan sebanyak itu, QQ sudah mulai menemukan imejnya. Kami akan terus berpromosi mendekatkan diri lewat berbagai pameran,”kata Tan. Selain menawarkan garansi dari produk-produknya, Chery mempunyai kelebihan lain, yaitu murah. Satu unit Chery QQ dilempar dengan harga Rp75,9 juta untuk tipe standar. Yang paling mahal untuk tipe QX ”hanya” Rp80,2 juta OTR Jabodetabek.
Sold Out di Tahap Pertama
Satu lagi andalan Chery untuk merebut hati masyarakat Indonesia. Di Indonesian Motor Show tahun lalu, Chery memperkenalkan Tiggo, sport utility vehicle (SUV) murah berteknologi canggih. Luar biasa. Sambutan yang diterima Tiggo saat itu membuat Chery kewalahan menerima inden.
Buktinya, 100 unit pertama Tiggo yang dikirim ke Indonesia habis terjual.Padahal,Tiggo baru bisa dikirim akhir Januari lalu, sementara Indonesia Motor Showdiselenggarakan pertengahan tahun lalu. ”Sampai sekarang, 100 Tiggo pertama itu sudah kami deliver ke pemesan,” ujar Herman Kartawidjaya, Area Manager CI Sunter. Wa j a r jika Chery Tiggo banyak peminat.
Sebab, mobil 2000 cc ini punya dua kelebihan utama. Pertama,Tiggo mempunyai desain tak kalah sportydan menawan dibandingkan kompetitornya. Teknologi dan kedahsyatan dapur pacu sudah diuji dalam beberapa kali test drive. Chery Tiggo mempunyai penggerak roda depan,berbeda dengan para kompetitor.
Dengan penggerak roda di depan, akselerasi diharapkan mampu lebih cepat dibanding penggerak roda belakang yang mempunyai kapasitas mendorong, bukan menarik seperti roda depan. Kelebihan utamanya adalah harga yang jauh lebih murah dibanding kompetitor. Bedanya bisa lebih dari Rp50–70 juta.Tiggo dibanderol Rp147,5 juta. Sementara para kompetitor rata-rata dihargai lebih dari Rp 200 juta! Tiggo akan bersaing dengan Nissan X-Trail, Kia Sportage, Hyundai Tucson, Honda CR-V, dan Suzuki Grand Vitara.
Mesin Chery adalah produk Chery sendiri, tidak mengadopsi mesin produksi pabrikan lain. Mesin- mesin itu sudah diakui dunia internasional dengan meraih penghargaan ISO 9001, ISO TS 16949. ”Mesin Chery bahkan sudah dipesan Fiat 100 ribu unit.Ini bukti bahwa mesin Chery sudah berstandar otomotif dunia,”kata Tan. (donny apriliananda)
Chery Menghadirkan Tiggo Di Indonesia Pada Penghujung Tahun 2007
| | |
| Chery Menghadirkan Tiggo Di Indonesia Pada Penghujung Tahun 2007
Sama dengan Chery QQ, Chery Tiggo merupakan produk kloning dari kendaran yang pernah beredar di otomotif secara keseluruhan maupun global. Namun Chery Tiggo dibekali dengan beberapa fitur tambahan sebagai daya tariknya. Chery Tiggo mempunyai Head Lamp yang dilengkapi dengan pengaturan tinggi rendah arah lampu serta lampu belakang yang menggunakan multi reflektor dan dilengkapi dengan lampu kabut yang terdapat pada bemper belakang.
Chery Tiggo akan meramaikan pasar SUV yang mampu bertarung pada semua kondisi jalan dan offroad. Eksterior Chery Tiggo bemper belakang yang curam, lurus dan kaku untuk tujuan tersendiri mengingat sistem buka tutup pintu belakang model swing. |
Jumat, 26 Oktober 2007
Senin, 22 Oktober 2007
Di tahun 2007 ini agak menarik memperhatikan manuver bisnis Indomobil grup. Bayangkan, kini di bawah bendera perusahaan otomotif yang bermarkas di bilangan Cawang, Jakarta tersebut, terdapat dua brand China, yakni Chery dan Great Wall. Dan Indomobil grup pun juga terlihat cukup serius melengkapi lineup-nya.
BISNIS SINGKAT
CHERY TIGGO DIRAKIT OKTOBER 2007
Seperti Chery QQ, PT Unicor Prima Motor (UPM), ATPM Chery akan segera merakit Tiggo. ”Mulai Oktober ini,” ujar Jusak Kertowidjojo, wakil presiden direktur PT Indomobil Tbk, induk perusahaan UPM kala ditemui di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis (19/7). Selain itu, untuk tahap awal, pihaknya hanya menyediakan transmisi manual. Sedangkan untuk versi matiknya, kemungkinan mulai dipasarkan tahun depan.
Rizka Sasongko Aji
Indomobil akan rakit Chery Tiggo
JAKARTA: Setelah ditunjuk prinsipalnya, Chery Automobile Co China, untuk merakit dan memasarkan mobil perkotaan (city car) Chery QQ, Indomobil Group melalui anak perusahaannya PT Unicor Prima Motor (UPM), akan merakit model Chery Tiggo mulai Oktober.
Presiden Direktur Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata mengungkapkan model sport utility vehicle (SUV) Tiggo yang berkapasitas mesin 2.000 cc tersebut diperkenalkan pertama kali pada The Indonesia International Motor Show Juli 2007. Di pameran itu Tiggo sempat mengantongi pesanan 40 unit.
Menurut dia, mobil yang dibanderol dengan harga on the road DKI Jakarta sekitar Rp135 juta itu ditargetkan terjual sedikitnya 300 unit hingga akhir 2007. Harga tersebut relatif murah dibandingkan rivalnya di kelas yang sama seperti Ford Escape, Suzuki Grand Vitara dan Honda All New CR-V yang umumnya dijual Rp200 jutaan.
Untuk merakit Chery Tiggo, Indomobil akan menggunakan fasilitas perakitan PT National Assembler. "Untuk dapat bersaing di pasar domestik Tiggo akan dirakit di dalam negeri mulai bulan depan di pabrik PT National Assembler dan diharapkan bisa terjual 300 unit sampai Desember," ujar Gunadi, baru-baru ini.
Dia mengatakan Indomobil memprioritaskan produksi perdana Chery Tiggo akan diprioritaskan untuk memenuhi order pemesanan sebanyak 40 unit yang diperoleh dari ajang IIMS 2007.
Presiden Direktur PT UPM Jusak Kertowidjojo berharap SUV asal Negeri Tirai Bambu ini dapat dengan sukses melakukan penetrasi di segmen mobil sport serba guna di Indonesia, mengingat harga jualnya sangat kompetitif.
Perakitan Tiggo di Indonesia tersebut tidak terlepas dari agresivitas Indomobil dalam memasarkan model-model kendaraan buatan Chery Automobile Co, China, khususnya Chery QQ yang terbilang cukup sukses.
Hingga sekarang, Indomobil telah menjual Chery QQ sebanyak 1.000 unit sejak pertama kali diperkenalkan pada September 2006. Produk tersebut memiliki tingkat kandungan lokal sekitar 15% dan akan terus ditingkatkan bertahap mengingat Indonesia telah ditetapkan sebagai basis produksi dan ekspor model city car itu.
"Dengan hasil penjualan itu, kami berhasil menepis persepsi tentang kualitas mobil China yang sebelumnya diragukan sebagai imbas dari ekspansi industri sepeda motor China yang kurang berhasil di Indonesia," tambahnya.
Untuk menunjang ekspansi Chery, UPM sudah mengoperasikan 21 diler yang tersebar di sejumlah kota besar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.
Saat ini, Chery juga menyiapkan layanan panggilan darurat 24 jam dan Program One Day Service and Parts or Free.
Oleh Ahmad Muhibbuddin
Bisnis Indonesia
| Chery Tiggo, Persembahan Terbaru dari Chery Hobbies Fri, 07 Sep 2007 08:13:00 WIB Penulis: Rahmat Deryawan |
Sumber: Berita ATPM |
| Posted on Jul 23, 2007 10:54 By Ryo | |
| Hari kamis (19/07) PT.Unicor Prima Moto selaku ATPM Chery di Indonesia meluncurkan Chery Tiggo di Jakarta Hilton ConVention Center, bertepatan dengan IIMS 2007. Chery Tiggo menggunakan mesin 2000 cc 16 Valve DOHC dan dilengkapi fitur antara lain ABS (Anti-lock Braking System) + EBD (Electronic Brakeforce Distribution) + BA (Brake Assist), Power Windows, Electric Mirror, Electric adjustable Headlight,Front Seat Heater, Alloy Wheel, Roof Rack, dsb. Saat ini mobil ini masih merupakan CBU dari China namun kedepannya Tiggo akan dirakit juga di Indonesia. Selama berlangsungnya acara IIMS 2007 Chery Tiggo dipasarkan dengan harga OTR Rp.139.900.000,- | |
| Chery Tiggo China Ramaikan Automotif Indonesia | | |
| Anton Suhartono - Okezone | |
| Cery Tiggo yang diusung di Cherry Tiggo memiliki dimensi tinggi 4.285 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.705 mm. Mesin 1991 cc menghasilkan tenaga maksimum 129 Ps pada 5.750 rpm dengan torsi maksimum 180 Nm pada 4.200 rpm. Mobil ini hadir di Saat ini Chery Tiggo akan dilepas di pasar dengan harga Rp139,9 juta on the road. PT Unicor Prima Motor menargetkan selama IIMS 2007 ini Chery Tiggo dapat terjual hingga 50 unit. (mbs) |
Cara Chery Yakinkan Dunia
Cara Chery Yakinkan Dunia
Sumber: KompasChery bisa dibilang pendatang baru di dunia otomotif. Meski demikian, tidak berarti perusahaan pembuat mobil terbesar di China yang berusia 10 tahun itu masih "bau kencur" dalam berkarya. Setidaknya, kedewasaannya ditunjukkan melalui berbagai cara.
Dalam Auto Shanghai yang berlangsung pada bulan April 2007 di Pudong, misalnya, 26 model kendaraan roda empat yang dihasilkannya ditampilkan secara elegan di tengah-tengah sejumlah mobil mewah yang diproduksi Fiat, Maserati, Porsche, Ferrari, Maybach, Mercedes-Benz, DaimlerChrysler, dan Dodge.
Pada hari pertama Auto Shanghai 2007 dibuka untuk pers dan pengusaha, tepatnya tanggal 20 April 2007, Chery—yang mendapat kesempatan pertama meluncurkan sekaligus sembilan produksi barunya di ruang pameran W5—tampak begitu mempersiapkan upacara peluncuran mobil tersebut secara memikat. Sambutan dari pimpinan Chery disampaikan secara singkat, acara diselingi tarian modern yang menarik perhatian khalayak, warna-warna mobil yang dipamerkan pun beragam sehingga tak membosankan untuk dinikmati.
Model yang diperkenalkannya pagi itu antara lain A1, QQ6 (keduanya city car), dan Ruiqi V2 (mini MPV) yang dikategorikan sebagai "King of Small Car". Selain itu, sedan kategori "Enjoyment of Model" yang diberi nama A3 dan A6, kategori "Passionate Racing Car" yang terdiri dari A5 dan A1, serta kategori "Dazzling Concept" yang terdiri dari A6cc, Tiggo 6 (SUV), dan Shooting Sport (recreational coupe).
Dalam kesempatan itu Chery juga memperkenalkan mobil kategori "Technologies for Future", yakni mobil yang menggunakan sistem pembakaran ramah lingkungan, yang disebut antara lain sebagai flexible fuel vehicle (antara lain diterapkan pada A5), kendaraan hibrida (A1, A5, QQ6), kendaraan bio-solar (coupe), welfare vehicle (coupe), dan DOD vehicle.
"Kendaraan biodiesel yang kami rancang mampu mengurangi semburan asap hitam, karbon monoksida (CO)," kata Yin Tungyao, Presiden Chery, kepada pers di Shanghai, China.
Pabrik kedua
Sebelumnya, Chery yang mengundang wartawan dari Indonesia, Argentina, Venezuela, Turki, Nigeria, Ukraina, dan Mesir memperkenalkan pabrik keduanya di Wuhu, salah satu provinsi di China yang jaraknya sekitar 400 kilometer dari Shanghai. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa kini perusahaan otomotif itu telah mempunyai dua pabrik mesin yang memiliki 30 pola dalam tiga kategori, yakni seri A, seri S, dan seri ACTECO.
"ACTECO adalah merek mesin produksi China yang pertama. Seluruhnya terdiri dari aluminium, materinya ringan tetapi kuat, dan suaranya halus. Emisinya sesuai dengan standar Euro III," ujar Jin Yibo, Administration Office Director, di Wuhu, seraya menjelaskan bahwa untuk pembuatan mesin mobil itu, Chery menggunakan teknologi dari Jerman. Chery juga bekerja sama dengan perusahaan dari Jerman, DURR.
"Tiggo, Eastar, dan V5 yang kami produksi seluruhnya akan menggunakan ACTECO," kata Jin menambahkan.
Dengan adanya pabrik kedua tersebut, Chery saat ini memiliki kapasitas produksi 700.000 unit per tahun. "Di pabrik kedua ini kami memproduksi 11 model dan 40 warna," kata Jin.
Perusahaan otomotif terbesar China itu terus membangun hubungan dengan berbagai negara. "Saat ini kami telah bekerja sama antara lain dengan Indonesia, Iran, Mesir, dan Ukraina, untuk CKD (completely knocked down)," kata Zhou Biren, Wakil Presiden Chery.
Saat memperkenalkan pabrik keduanya itu, kepada pers juga ditunjukkan sejumlah robot yang dilibatkan untuk perakitan mesin dan berbagai alat canggih lainnya untuk mengukur berbagai presisi mesin, tak kalah dengan kelengkapan pabrik otomotif BMW di Jerman.
Jadi tak perlu heran kalau pada usianya yang kesepuluh tahun ini Chery begitu semangat meyakinkan dunia bahwa keberadaannya perlu diperhitungkan. Sebab, selain telah berhasil mengekspor produksinya ke sekitar 50 negara di berbagai belahan dunia, tahun lalu juga Chery mampu menjual produksinya 305.200 unit atau menjadi perusahaan otomotif China pertama yang berhasil menjual lebih dari 300.000 mobil per tahun. "Pencapaian ini mendudukkan kami pada level ketiga setelah Volkswagen dan General Motor," kata Jin.
Indonesia pun tentunya bisa memanfaatkan keseriusan Chery dalam mengembangkan usahanya itu. Dengan diberinya kesempatan untuk merakit mobil QQ di negeri ini, bukan mustahil Indonesia kecipratan rezeki.
"Kami memang merencanakan untuk mengekspor 80 unit dulu tahun ini," kata Jusak Kertowidjojo, Wakil Presiden Direktur Indomobil Group, di Shanghai menanggapi masalah perakitan dan penjualan Chery QQ di Indonesia. Sebagaimana diketahui, PT Unicorn Prima Motor, anak perusahaan Indomobil, adalah perusahaan yang mendapat kepercayaan merakit QQ dan mengekspornya ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
"Kami juga merencanakan untuk memasukkan Tiggo (mirip Honda CR-V) dan Easter (mirip Honda Stream) di kuartal keempat tahun ini," kata Jusak menambahkan.
Chery, melalui QQ-nya, setidaknya sudah membuktikan bahwa kendaraan yang diproduksinya itu sangat irit bahan bakar, ramah lingkungan, dan tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan city car keluaran Korea maupun Jepang. Kini tinggal bagaimana Indonesia mengelola kesempatan yang ada. (Fandry Yuniarti)
Chery Bakal Dominasi Jalanan Malaysia
Lihat GambarPerusahaan mobil China, Chery Automobile Co.Ltd mengangkat perusahaan Malaysia Alado Corp untuk memproduksi dan menjual mobil Chery di negara tersebut dan di kawasan Asia Tenggara.
Alado akan menginvestasi 35 juta dolar AS untuk kegiatan operasional impor, perakitan, pabrik dan distribusi mobil Chery, seperti yang dilaporkan Strait Times.
Pemimpin Alado Soh Thiam Hong mengatakan Malaysia dipilih oleh perusahaan mobil Chery sebagai distribusi regional untuk menangani penjualan di Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA).
Alado merencanakan akan meluncurkan enam model mobil Chery di Malaysia selama dua tahun dan berharap bisa menjual 15 ribu unit model QQ mini Chery dan B14 seven-seater MPV (multi-purpose vehicle) yang bakal diluncurkan akhir 2004 hanya pada 12 bulan pertama dipasaran lokal Malaysia saja.
Harga Chery QQ diperkirakan lebih dari 40.000 ringgit, bersaing dengan mobil model mini lainnya seperti model Kancil dan Kelisa yang dibuat oleh kedua pembuat mobil nasional Perodua, dan Inokom Atos, kata pejabat.
Di bawah AFTA, tarif impor untuk kendaraan bermotor di kawasan tersebut dikurangi menjadi di bawah lima persen tahun lalu tapi Malaysia, salah satu pasar mobil penumpang terbesar di ASEAN.
Tahun depan Alado akan meluncurkan tiga model alternatif lainnya termasuk B14, dengan kapasitas engine 2.0, 2.4 and 3.0 liter. Keseimbangan dua model ini bakal dikenalkan tahun 2006 lengkap dengan enam model dengan jaminan dukungan eksklusif oleh Chery Automobiles. (btimes/rita)
*Tan Kim Piauw*, CEO PT Unicor Prima Motor (Chery QQ)
Ingin Besar, Harus Tahu Selera Konsumen
Senin, 01/10/07 03:18:39 AM
*Tan Kim Piauw*, CEO PT Unicor Prima Motor (Chery QQ)
KEGAGALAN itu guru paling berharga dalam menapak karir yang lebih baik. Prinsip itu merupakan modal meraih sukses. Pria bernama lengkap Tan Kim Piauw, yang saat ini menempati posisi sebagai CEO PT Unicor Motor (Chery QQ) untuk Indonesia ini merupakan anak perusahaan PT Indomobil Niaga International. Memang kalau dilihat kesehariannya dalam menjalankan aktivitas seorang CEO di dunia otomotif, pria yang akrab dipanggil Tan ini, penuh kehati-hatian. Tapi bukan berarti ia tidak punya prinsip dan ketegasan. Tidak jarang pula pria kelahiran Pulau Halang Riau, 2 Desember 1966 ini meminta masukan dan saran dari para staffnya untuk kemajuan perusahaan yang dipimpinnya. Sebelum terjun ke dunia otomotif, Tan juga pernah berkarir di beberapa perusahaan nasional, salah satunya, asuransi jiwa Bumiputra. Tepatnya tahun 1991, pria yang masih terlihat enerjik dan penuh semangat ini, bergabung di bidang otomotif. Dalam urusan loyalitas dan service kepada pelanggan, tidak jarang ayah dari dua putra dan satu putri ini turun langsung untuk menemui konsumennya. Karena bagi Tan, pelanggan perumpamaan sebagai ?raja? yang harus dilayani dengan sebaik-baiknya. Sifat itu-pun ia tularkan kepada bawahannya. Tapi karyawan juga tetap ia perhatikan. Sebab, dalam sebuah perusahaan, karyawan itu merupakan aset. Oleh karena itu, sepak terjangnya dalam menjalankan roda perusahaan berjalan langgeng dan selalu mendapat simpati dari customer maupun karyawannya. Bahkan pria yang sempat menjadi sales di Auto 2000 ini, tidak jarang menjadi incaran perusahaan-perusahaan berskala nasional. Namun kali ini, Tan bersama staf-nya harus benar-benar berjuang bersama untuk membesarkan brand image produk China yang belum begitu dikenal oleh masyarakat Indonesia. Berkat keyakinan dan kemampuan yang dimilikinya, Tan yakin mampu untuk melewatinya, serta merta berusaha membenahi sumber daya manusia (SDM) serta mengedepankan layanan after sales dan service yang memuaskan. Selain hal di atas dianggapnya cukup penting untuk membangun kepercayaan konsumen. Berkat keuletannya, penjualan mobil asal China, yakni City Car dan Suv perlahan tapi pasti, akhirnya diterima oleh masyarakat sekaligus penjualannya-pun mengalami kemajuan yang cukup pesat. Ini yang membanggakan. *rm