Senin, 31 Maret 2008

"CHERY" Intens Lawan Imej Negatif

Intens Lawan Imej Negatif

ImagePRODUK buatan China acap dipandang negatif.Di dunia otomotif,fenomena tersebut dipicu buruknya kualitas motor China (mocin),yang tak mampu membangun imej menawan.

Berkaca dari hal ini, Chery Indomobil (CI), Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Chery di Indonesia, merasa perlu mencurahkan konsentrasi membangun imej. Agar tak terbawa arus imej negatif itu, CI melakukan langkah-langkah positif demi sebuah kepercayaan. Salah satunya dengan menggandeng nama Indomobil di berbagai kesempatan.

”Sepak terjang Indomobil dalam dunia otomotif Indonesia tak perlu diragukan,dan Chery memang milik Indomobil,” terang Tan Kim Piauw,CEO Chery Incomobil. Langkah selanjutnya, Chery memperkuat aftersales service di berbagai daerah.Dengan adanya jaminan aftersales service, diharapkan masyarakat tak takut lagi membeli mobil buatan China.

Bahkan, CI berani memberikan warranty tiga tahun atau 100 ribu km di setiap produknya. Sekali lagi, imej itu diperkuat dengan jaminan suku cadang yang selalu siap.Buktinya, program one day service part off free.Artinya,jika customer melakukan servis, kemudian suku cadang yang dibutuhkan tidak terpenuhi dalam sehari, maka biaya suku cadang dan servis digratiskan.

”Kami sangat yakin dengan program ini karena Chery sudah dirakit di Indonesia. Bahkan, kami melakukan ekspor ke Malaysia. Kalaupun suku cadang tak terpenuhi di bengkel, kami bisa langsung mengambilnya di pabrik,” ujar Tan Kim Piauw. Tan mengaku, di Indonesia, Chery tak hanya mengejar volume penjualan. Fokus utama tetap membangun imej.

Meski demikian, sejak kehadirannya di Indonesia 1,5 tahun lalu, Chery QQ sudah terjual 1.300 unit secara nasional. Bersaing di kelas city car bersama Hyundai Atoz, Kia Picanto, Chevrolet Spark, dan Suzuki Karimun, Chery QQ sudah meraih market share 10 % selama 2007.

”Dengan penjualan sebanyak itu, QQ sudah mulai menemukan imejnya. Kami akan terus berpromosi mendekatkan diri lewat berbagai pameran,”kata Tan. Selain menawarkan garansi dari produk-produknya, Chery mempunyai kelebihan lain, yaitu murah. Satu unit Chery QQ dilempar dengan harga Rp75,9 juta untuk tipe standar. Yang paling mahal untuk tipe QX ”hanya” Rp80,2 juta OTR Jabodetabek.

Sold Out di Tahap Pertama

Satu lagi andalan Chery untuk merebut hati masyarakat Indonesia. Di Indonesian Motor Show tahun lalu, Chery memperkenalkan Tiggo, sport utility vehicle (SUV) murah berteknologi canggih. Luar biasa. Sambutan yang diterima Tiggo saat itu membuat Chery kewalahan menerima inden.

Buktinya, 100 unit pertama Tiggo yang dikirim ke Indonesia habis terjual.Padahal,Tiggo baru bisa dikirim akhir Januari lalu, sementara Indonesia Motor Showdiselenggarakan pertengahan tahun lalu. ”Sampai sekarang, 100 Tiggo pertama itu sudah kami deliver ke pemesan,” ujar Herman Kartawidjaya, Area Manager CI Sunter. Wa j a r jika Chery Tiggo banyak peminat.

Sebab, mobil 2000 cc ini punya dua kelebihan utama. Pertama,Tiggo mempunyai desain tak kalah sportydan menawan dibandingkan kompetitornya. Teknologi dan kedahsyatan dapur pacu sudah diuji dalam beberapa kali test drive. Chery Tiggo mempunyai penggerak roda depan,berbeda dengan para kompetitor.

Dengan penggerak roda di depan, akselerasi diharapkan mampu lebih cepat dibanding penggerak roda belakang yang mempunyai kapasitas mendorong, bukan menarik seperti roda depan. Kelebihan utamanya adalah harga yang jauh lebih murah dibanding kompetitor. Bedanya bisa lebih dari Rp50–70 juta.Tiggo dibanderol Rp147,5 juta. Sementara para kompetitor rata-rata dihargai lebih dari Rp 200 juta! Tiggo akan bersaing dengan Nissan X-Trail, Kia Sportage, Hyundai Tucson, Honda CR-V, dan Suzuki Grand Vitara.

Mesin Chery adalah produk Chery sendiri, tidak mengadopsi mesin produksi pabrikan lain. Mesin- mesin itu sudah diakui dunia internasional dengan meraih penghargaan ISO 9001, ISO TS 16949. ”Mesin Chery bahkan sudah dipesan Fiat 100 ribu unit.Ini bukti bahwa mesin Chery sudah berstandar otomotif dunia,”kata Tan. (donny apriliananda)

Chery Menghadirkan Tiggo Di Indonesia Pada Penghujung Tahun 2007


Print E-mail


Chery Menghadirkan Tiggo Di Indonesia Pada Penghujung Tahun 2007

Kualitas China dalam memproduksi mobil saat ini tidak diragukan lagi dan mampu bersaing dengan produsen mobil lainnya. Pada akhir tahun 2007, kehadiran Chery Tiggo versi CBU langsung dari China yang akan ikut bersaing dan meramaikan pasar otomotif Indonesia dengan memberikan pilihan baru, khususnya untuk mobil jenis SUV dengan harga yang terjangkau namun dilengkapi dengan fitur kendaraan yang lengkap.

Sama dengan Chery QQ, Chery Tiggo merupakan produk kloning dari kendaran yang pernah beredar di otomotif secara keseluruhan maupun global. Namun Chery Tiggo dibekali dengan beberapa fitur tambahan sebagai daya tariknya. Chery Tiggo mempunyai Head Lamp yang dilengkapi dengan pengaturan tinggi rendah arah lampu serta lampu belakang yang menggunakan multi reflektor dan dilengkapi dengan lampu kabut yang terdapat pada bemper belakang.

Menggunakan mesin 2000 cc 16 valve DOHC serta dilengkapi dengan fitur keamanan ABS, EBA, BA serta fitur standar lain seperti power window, electric mirror, pengaturan lampu depan, pemanas pada jok depan, velg aluminium.

Chery Tiggo akan meramaikan pasar SUV yang mampu bertarung pada semua kondisi jalan dan offroad. Eksterior Chery Tiggo bemper belakang yang curam, lurus dan kaku untuk tujuan tersendiri mengingat sistem buka tutup pintu belakang model swing.

Jumat, 26 Oktober 2007

Lihat Yang Terbaik

Senin, 22 Oktober 2007

Chery Tiggo, Persembahan Terbaru dari Chery

Di tahun 2007 ini agak menarik memperhatikan manuver bisnis Indomobil grup. Bayangkan, kini di bawah bendera perusahaan otomotif yang bermarkas di bilangan Cawang, Jakarta tersebut, terdapat dua brand China, yakni Chery dan Great Wall. Dan Indomobil grup pun juga terlihat cukup serius melengkapi lineup-nya.

Senin, 6 Agustus 2007 11:58 WIB
BISNIS SINGKAT
CHERY TIGGO DIRAKIT OKTOBER 2007
Seperti Chery QQ, PT Unicor Prima Motor (UPM), ATPM Chery akan segera merakit Tiggo. ”Mulai Oktober ini,” ujar Jusak Kertowidjojo, wakil presiden direktur PT Indomobil Tbk, induk perusahaan UPM kala ditemui di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis (19/7). Selain itu, untuk tahap awal, pihaknya hanya menyediakan transmisi manual. Sedangkan untuk versi matiknya, kemungkinan mulai dipasarkan tahun depan.



Rizka Sasongko Aji

Indomobil akan rakit Chery Tiggo

JAKARTA: Setelah ditunjuk prinsipalnya, Chery Automobile Co China, untuk merakit dan memasarkan mobil perkotaan (city car) Chery QQ, Indomobil Group melalui anak perusahaannya PT Unicor Prima Motor (UPM), akan merakit model Chery Tiggo mulai Oktober.

Presiden Direktur Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata mengungkapkan model sport utility vehicle (SUV) Tiggo yang berkapasitas mesin 2.000 cc tersebut diperkenalkan pertama kali pada The Indonesia International Motor Show Juli 2007. Di pameran itu Tiggo sempat mengantongi pesanan 40 unit.

Menurut dia, mobil yang dibanderol dengan harga on the road DKI Jakarta sekitar Rp135 juta itu ditargetkan terjual sedikitnya 300 unit hingga akhir 2007. Harga tersebut relatif murah dibandingkan rivalnya di kelas yang sama seperti Ford Escape, Suzuki Grand Vitara dan Honda All New CR-V yang umumnya dijual Rp200 jutaan.

Untuk merakit Chery Tiggo, Indomobil akan menggunakan fasilitas perakitan PT National Assembler. "Untuk dapat bersaing di pasar domestik Tiggo akan dirakit di dalam negeri mulai bulan depan di pabrik PT National Assembler dan diharapkan bisa terjual 300 unit sampai Desember," ujar Gunadi, baru-baru ini.

Dia mengatakan Indomobil memprioritaskan produksi perdana Chery Tiggo akan diprioritaskan untuk memenuhi order pemesanan sebanyak 40 unit yang diperoleh dari ajang IIMS 2007.

Presiden Direktur PT UPM Jusak Kertowidjojo berharap SUV asal Negeri Tirai Bambu ini dapat dengan sukses melakukan penetrasi di segmen mobil sport serba guna di Indonesia, mengingat harga jualnya sangat kompetitif.

Perakitan Tiggo di Indonesia tersebut tidak terlepas dari agresivitas Indomobil dalam memasarkan model-model kendaraan buatan Chery Automobile Co, China, khususnya Chery QQ yang terbilang cukup sukses.

Hingga sekarang, Indomobil telah menjual Chery QQ sebanyak 1.000 unit sejak pertama kali diperkenalkan pada September 2006. Produk tersebut memiliki tingkat kandungan lokal sekitar 15% dan akan terus ditingkatkan bertahap mengingat Indonesia telah ditetapkan sebagai basis produksi dan ekspor model city car itu.

"Dengan hasil penjualan itu, kami berhasil menepis persepsi tentang kualitas mobil China yang sebelumnya diragukan sebagai imbas dari ekspansi industri sepeda motor China yang kurang berhasil di Indonesia," tambahnya.

Untuk menunjang ekspansi Chery, UPM sudah mengoperasikan 21 diler yang tersebar di sejumlah kota besar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

Saat ini, Chery juga menyiapkan layanan panggilan darurat 24 jam dan Program One Day Service and Parts or Free.

Oleh Ahmad Muhibbuddin
Bisnis Indonesia

Berita ATPM

Chery Tiggo, Persembahan Terbaru dari Chery
Hobbies Fri, 07 Sep 2007 08:13:00 WIB

Penulis: Rahmat Deryawan

Di tahun 2007 ini agak menarik memperhatikan manuver bisnis Indomobil grup. Bayangkan, kini di bawah bendera perusahaan otomotif yang bermarkas di bilangan Cawang, Jakarta tersebut, terdapat dua brand China, yakni Chery dan Great Wall. Dan Indomobil grup pun juga terlihat cukup serius melengkapi lineup-nya. Hal itu terlihat saat di even Indonesian International Motor Show (IIMS) 2007 lalu, Indomobil melansir varian kedua dari brand Chery yang mengusung desain SUV. Varian kedua Chery di pasar tanah air tersebut diberi nama Tiggo.

Dengan mengusung tagline 'Life according to Tiggo', SUV asal China ini dibekali mesin 2.0-liter yang diklaim mampu menghasilkan tenaga 129 hp pada 5750 rpm dan torsi maksimum 180 Nm pada 4200 rpm. Mesin ini diklaim pula bisa berakselerasi 0 - 100 km/jam dalam 15 detik, dengan kecepatan maksimum 170 km/jam. Menurut data, Tiggo hanya dibekali dengan transmisi manual, dengan harga on the road Rp. 139,9 juta untuk wilayah Jadetabek. Kalkulasi harga ini nampaknya menjadi satu di antara strategi kunci Indomobil grup dalam menyerap pasar Tiggo. Bayangkan rival-rival sekelasnya asal Jepang dan Korea memiliki banderol di atas harga Rp. 200 juta.

Untuk perangkat keselamatan pun juga terlihat mumpuni. Tiggo telah dibekali ABS, EBD dan BA yang membantu kinerja rem cakram ventilasi (roda depan) dan cakram solid (roda belakang). Beberapa fitur lain yang turut melengkapi Tiggo, yaitu keyless entry dan keyless ignition.

Melihat spesifikasi singkat di atas, Tiggo di atas kertas memiliki kans menjadi kuda hitam di kelasnya. Namun ujian sebenarnya terletak pada strategi edukasi brand asal China dan yang terpenting nanti yaitu pembuktian realibilitasnya di tangan konsumen.

Chery Tiggo
Harga Rp. 139,9 juta (on the road Jadetabek)
Pj x Lb x Tg 4285 x 1765 x 1705 mm
Bobot Kosong Kendaraan 1375 kg
Jarak Poros Roda 2510 mm
Jarak Pijak Depan 1524 mm
Jarak Pijak Belakang 1519 mm
Jarak Terendah ke Tanah 132 mm
Radius Putar 5,5 meter
Kapasitas 1991 cc
Mesin 4-silinder segaris 16 katup DOHC Electronic Multi Point Injection
Tenaga 129 hp @ 5750 rpm
Torsi maks. 180 Nm @ 4200 rpm
Suspensi MacPherson strut; Trailing Link Double Wishbone
Rem Cakram ventilasi (depan); cakram solid (belakang), ABS,
EBD, BA
Ban 235/60R16
Velg 7 J x 16
Tempat duduk 5 orang
Kapasitas Tangki 57 liter
Jenis Bahan Bakar Bensin tanpa timbal (unleaded)

Sumber: Berita ATPM